Mudik (Part 1)

Currently listening to : ADA Band - Heaven of Love Album.

Akhirnya, Idul Fitri tiba juga. Seperti biasa saat Idul Fitri tiba, gue sekeluarga mudik ke Sumedang. Kali ini, kita mudik langsung ba’da sholat Ied. Perjalanan dilakukan gue dengan santai (baca : hampir 75% perjalanan dilalui dengan tidur). Yaa, walaupun sesekali terbangun, diriku hanya mengecek posisi saja.

Sebelum menuju kampung gue (atau tepatnya bapak gue), kita mampir sebentar ke rumah uwa sama bibi dulu. Nothing special there. Kita lewat aja.

Akhirnya kita sampe juga di kampung gue. Bayangan gue :

  1. Tak ada air
  2. Banyak tai ayam
  3. Kasurnya keras
  4. Ga bisa nonton Liga Champion.

Buat option pertama, uwa gue bilang gini, ” Airnya leubar mang!”. Tau kan lu semua artinya apa. Artinya, option pertama yang ada di bayangan gue gak bakal kejadian, soalnya dia bilang airnya leubar (baca : mluber).

Option kedua. Bener-bener tepat bayangan gue. Gak usah banyak dibahas.

Option ketiga. Sama dengan option kedua.

Option keempat. Ternyata gak kejadian. Tipinya ternyata banyak juga channelnya. Gue ngebayangin kehidupan gue di situ gak bakal sengsara-sengsara amat.

Memang bener, satu hari pertama di sana kehidupan gue gak sengsara-sengsara amat kok. Yang penting bisa makan, mandi, tidur.

Hari kedua, kehidupan gue tetep terjamin. Hari kedua biasanya para sodara dari keluarga besar bapak saya pada dateng. And oh. Tak kurang 30an orang dateng. Dan langsung saling bersilaturahmi sambil menempelkan THR ke gue.

Selesai sudah, petualangan mudik gue di Sumedang.
*tadinya pengen posting panjang, berhubung perut gue miskol-miskol gue udahin dulu yee.*

4 Responses so far »

  1. 1

    kucha said,

    October 13, 2008 @ 12:17 am

    bagi donk THR-nya…

    hahaha..

  2. 2

    Dekha said,

    October 13, 2008 @ 6:10 am

    Wakakak. Lumayan dapet 400ribuan.

  3. 3

    kucha said,

    October 14, 2008 @ 10:42 am

    wuiz. .400ribu lumayan tu !
    Hakshaks. .
    gw ja ga nyampe sgitU euy. .

  4. 4

    Dekha said,

    October 18, 2008 @ 6:40 pm

    Biasa lah mba. Orang perantauan pd dateng semua sih.

Comment RSS · TrackBack URI

Say your words